Beranda Opini Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Minat Baca pada Anak SD

Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Minat Baca pada Anak SD

5
0
BERBAGI

TERASPENDIDIKAN.COM — Membaca di anggap sebagai kegiatan yang penting karena dengan seseorang akan memperoleh wawasan yang berguna untuk meningkatkan kecerdasannya, sehingga mereka siap dalam menghadapi tantangan ke depan. Khusus pada anak-anak, buku bagi meraka adalah suatu hal yang kuno.

Anak-anak yang umurnya 6-12 tahun kini telah di kuasai oleh teknologi yang bernama “Gadget”. karena dengan kecanduan main game dan terlalu menikmati dengan layanan yang berada dalam gadget. Anak-anak saat ini enggan untuk membaca buku. Akibat kondisi pendemi covid yang mengharuskan kita stay at home, bisa di khawatirkan akan semakin memberikan ruang bagi anak-anak untuk semakin lalai membaca karna keterikatan dengan gadget semaki melekat.

Faktor rendahnya minat membaca pada anak SD yaitu faktor utama ialah lingkungan keluarga. Seorang anak mustahil memiliki kegemaran membaca apabila di linkungan keluarga saja tak pernah membiasan budaya membaca. Oleh karena itu, sangat penting peran orang tua dalam membimbing anaknya untuk rajin membaca apalagi di saat pendemi covid pada saat sekarang ini.

Faktor kedua yaitu dari lingkungan sekolah yang kurang merangsang siswanya untuk gemar membaca dan menggali informasi dari buku. Guru menjelaskan sesuatu dan murid hanya mendengarkan. Ini lah sebabnya anak-anak menjadi pasif sehingga tidak ada lagi keingginan untuk mencari tahu lebih banyak dari buku. Oleh karena itu, ada beberapa tips yang dapat di lakukan oleh orang tua dalam menumbuhkan kebiasaan membaca buku kepada anaknya terutama pada saat pendemi covid 19.

Antara lain adalah:

a. Berikan anak fasilitas
Fasilitas bukanlah berupa gadget, smarphone, internet dan tehnologi canggih Orang tua perlu menyediakan fasilitas berupa buku yang berkualitas dan sesuai dengan umur anak. Biarkan anak membaca berbagai jenis buku yang mereka sukai.

b. Buat jadwal teratur
Jadwal teratur untuk mebaca buku bersama merupakan salah satu program yang perlu di tepakan di dalam keluarga. Orang tua hendaknya membuat jadwal teratur di mana beberapa jam dalam sehari, mereka sekeluarga mematikan segala bentuk alat eletronok seperti televisi, kemudian mulai membaca bersama-sama.

Nurwidiah, Mahasiswa FKIP PGSD, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta